Polisi Selidiki Perundangan Siswi SMP Yang Viral di Makassar, Benarkah Demi Konten?

  • Whatsapp
banner 468x60

Intelijen007news – Makassar. Polisi terus mendalami kasus perundungan siswa SMP yang viral di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang terjadi beberapa hari lalu.

Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jufri Natsir mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban.

“Kami telah terima laporannya dan menindaklanjuti dan sudah kami periksa korban,” kata Kompol Jufri Natsir ditemui di kantornya, Kamis (13/1/2022) siang.

Pihaknya mengaku juga telah menghubungi pihak sekolah siswI tersebut untuk turut dimintai keterangan.

“Oleh unit yang menangani permasalahan itu, telah menghubungi sekolah. Hari ini Insya Allah guru sekolahnya siap hadirkan siswanya yang hadir saat kejadian,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jufri Natsir menjelaskan, motif kasus perundungan itu, bermula saat pelaku dan korban terlibat saling ejek.

“Hasil penyelidikan, awalnya ada salah paham baku ejek. Pengakuan dari korban, ada salah paham di kelas,” bebernya.

Sejauh ini, pihaknya mengaku telah memeriksa beberapa saksi dari total empat orang saksi.

“Saksi ada 4 orang. Kami juga udah periksa korban yang dampingi orang tuanya lalu ada saksi satu lagi yang merupakan teman korban,” terang eks Kasat Reskrim Polres Gowa itu.

Pihaknya juga mengatakan, dari hasil sementara pemeriksaan saksi tidak didapati adanya motif konten.

Melainkan kasus tersebut murni penganiayaan atau pemukulan.

“Untuk sementara belum ada (demi konten). Kejadian ini memang selisih paham dan kami tetap selidiki,” ungkap Jufri.

“Namun telanjur viral. Laporannya penganiayaan atau pengeroyokan,” tuturnya.

Terlapor dalam kasus itu siswi berinisial PA (16). Sementara korban atau yang melaporkan kasus itu siswi inisial AI (16).

Keduanya merupakan teman satu sekolah dengan tingkatan kelas yang sama, hanya beda ruangan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin Mustakim, sebelumnya menyebut kasus perundungan itu dilakukan para siswi hanya demi konten.

Hal itu diungkapkan Muhyiddin Mustakim saat mendatangi langsung sekolah para siswi yang terlibat perundungan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *