Kesan Bongkar Pasang Warga Bertanya 

  • Whatsapp
banner 468x60

Intelijen007News, Sinjai, Sulsel – Persoalan pemberhentian dan pengangkatan kembali Ihsan selaku kepala Dusun (Kadus) Ale Kanrung Desa Kanrung Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai Propinsi Sulawesi Selatan.

Sebelumnya dipertanyakan warga, ditanggapi Penjabat Kepala Desa (Kades) Kanrung, Andi Asda Kadir,S.Sos dan mantan Kades Kanrung, Buhari Hamid

Pemberitaan media pers sebelumnya, Ihsan sebelumnya telah di berhentikan dari jabatannya sebagai Kadus Ale Kanrung oleh Kepala Desa (kades) Kanrung, Buhari Hamid sehari sebelum masa jabatannya berakhir juli 2021 lalu.

Dengan alasan tidak menjalankan tugas pokoknya sebagai kadus di atas tiga bulan berturut turut. Namun ketika Andi Asdah Kadir,S.Sos menjabat selaku

Pejabat Kades Kanrung, Irsan kembali di angkat sebagai Kadus Ale Kanrung, september 2021 lalu.

Menurut A. Asda Kadir melalui WhatsApp pribanya menjelaskan, maaf bukan saya mengangkat kembali. Selasa (12/10/2021)

Andai ada rekomendasi dari Camat untuk memberhentikan itu baru cocok bahasanya mengatakan Pj mengangkat kembali irsan.

A.Asda Kadir menambahkan, setahu saya Buhari menyurat ke camat untuk meminta rekomendasi pemberhentian. Tetapi tidak direspon oleh camat.. Jadi artinya Ihsan belum resmi diberhentikan..lagian kenapa diakhir jabatan baru di berhentikan.

“Kalau alasannya ihsan tidak melaksanakan tugas kenapa selama ini tidak diberikan surat teguran 1 sampai 3? Baru diterbitkan rekomendasi,” tanyanya.

Seraya menambahkan, bukan saya yang mengangkat kembali ..Pada saat rembug stunting di Desa, hadir pak Camat disitulah dia memerintahkan Ihsan untuk melaksanakan kembali tugasnya.

Terpisah, Buhari Hamid yang dimmintai tanggapannya melalui handphone selulernya, Rabu (13/10/2021).

Ia menjelaskan, pemberhentian itu berdasarkan desakan BPD Kanrung, dengan alasan Ihsan sudah tidak menjalankan tugasnya selama di atas tiga bulan berturut-turut.

“Kalaupun camat belum menerbitkan rekomendasi pemberhentian,hal itu perlu Anda konfirmasi sama beliau,” tegas Buhari.

Sekedar diketahui, Ihsan kabarnya sejak 2019 hingga Juli 2021 selama menjabat sebagai kadus berada di luar Kabupaten Sinjai, dan ketika Buhari ditanya kenapa pemberhentiannya baru dilakukan sesaat akan berakhir masa jabatannya sebagai kades.

Menurut Buharti, mengatakan baru tahu kalau Ihsan dalam tiga bulan ini tidai aktif menjalankan tugasnya sebagai kadus.

“ Makanya saya langsung buatkan surat pemberhentian dan itupun atas desakan BPD,” ungkapnya.

Terkait persoalan Ihsan, Nurzaman Razaq, Ketua Umum Lsm Bersatu Kabupaten Sinjai yang ditemui di sekertariatnya, Rabu siang (13/10/2021) mengatakan, persoalan pemberhentian dan pengangkatan Kadus Ale Kanrung,

“patut di klarifikasi secara bijak dengan meminta penjelasan kepada pihak yang berkompeten di desa dan kecamatan, agar publik tidak memperoleh informasi yang simpang siur”katanya

Namun Nurzaman Razaq turut menyanyankan pernyataan Buhari Hamid yang baru tahu bulan-bulan terakhir masa jabatannya kalau ada kadusnya tidak aktif menjalankan tugas.

“ Secara logik, itu mustahil dia tidak tahu, bayangkan tiga tahun tidak aktif, baru diketahui bulan-bulan terakhir masa jabatannya,” tanya Nurzaman Razaq.

Menyinggung soal tunjangan kadus tetap diterima meski tidak berada di Sinjai, menurut Nurzaman Razaq, informasi seperti itu akan kami telesuri terlebih dahulu kebenarannya, termasuk apakah secara hukum penerimaan tunjangan seperti itu dibenarkan atau tidak.

“Dan sangat disesalkan juga, kalau informasi ada yang menyebutkan bahwa penerimaan tunjangan kadus diwakili oleh pihak keluarga,” tandasnya seraya menegaskan.

Ia menambahkan akan kumpulkan bukti dan pertanggungjawaban Pencairan Terkait tunjangan.

“jika telah terkumpul bukti-bukti terkait pihak-pihak yang bertanggungjawab atas pencairan dan penerimaan tunjangan tersebut, akan kami  tidaklanjuti secara hukum karena jelas telah merugikan keuangan negara” .(Isp)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *