Ending Ilegal, LAPAK Versus TOWER

  • Whatsapp
banner 468x60

Intelijen007news, Sinjai, Sulsel – Butut ending bongkar diberbagai sumber terkait bangunan tidak memiliki Izin mendirikan bangunan (IMB) dengan kata lain Ilegal seperti Lapak dan Tower. Minggu (10/10/2021).

Hal tersebut dikutip diberbagai sumber yang tepercaya, seperti yang dikemukakan, Oleh, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sinjai, Muhammad Saleh mengatakan Adanya pembangunan lapak ilegal di taman pasar sentral bawah.

“Kita sudah sampaikan untuk dilakukan pembongkaran, karena tidak sesuai peruntukkannya” tandasnya

Bahwa pihaknya telah instruksikan kepada UPTD pasar untuk membongkar dan melakukan penertiban.

“Sudah disampaikan kepada pelaku usaha yang membangun, untuk memberhentikan pembangunan lapak itu dan pasti akan dibongkar” jelasnya.

Sementara, dua Tower di bangun Tanpa IMB di Sinjai, namun pihak terkait saling lempar tanggung jawab, hal itu terungkap, pasca Kejaksaan Negeri Sinjai menggelar konferensi Pers dengan sejumlah Awak Media.

Bertempat di Cafe Amali, Jalan Halim Perdana kusuma, Sinjai beberapa waktu lalu dan menyimpulkan bahwa pembangunan 2 (dua) buah Menara Telekomunikasi (Tower).

Yakni Tower yang ada di Kelurahan Biringere dan Kelurahan Lappa, Sinjai, Sulawesi-selatan dipastikan ilegal atau tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kajari Sinjai, Ajie Prasetya mengaku bahwa pihaknya telah melayangkan surat pembongkaran 2 (dua) tower tersebut beberapa bulan lalu ke pihak Pemda Sinjai namun hingga saat ini belum ada realisasi.

“Kan sudah jelas agar dibongkar atau setidaknya dipindahkan sesuai lahan/daerah yang telah memenuhi aturan sesuai releas kita kemaren,” tulis Ajie Prasetya

Ada pun yang dimaksud, pihak Pemda Sinjai melalui Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Sinjai.Tamsil Binawan.

Ia mengakui bahwa tidak pernah melihat surat yang dilayangkan kejaksaan Negeri Sinjai yang dimaksud.

“Adakah rekomendasi tertulisnya?, karena saya belum pernah lihat surat rekomendasinya” singkatnya

Ditambahkan bahwa yang punya wewenang PTSP sebagai Leading Sektor.

“Coba kita konfirmasi ke Kapala Dinas PTSP sebagai Leading Sektor karena terkait perijinan” sambungnya

Sementara, Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Sinjai, Lukman Dahlan mengakui telah menerima surat dari Kejaksaan negeri Sinjai.

“edarannya kejaksaan bahwa kedua tower itu harus dibongkar, kini tinggal tugasnya satpol-PP” kata Lukman Dahlan

Begitu juga hal senada telah disampaikan oleh kepala seksi pengaturan dan Pembina tata ruang dinas PUPR Sinjai, Abd Haris, ST saat ditemui di ruangannya mengatakan edaran jaksa sudah ada.

“Sudah ada edarannya pak jaksa, mengenai tindak lanjutnya, Satpol PP sebagai penegak perda” jelas Haris. kamis (17/06/2021)

Namun melaui kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sinjai, Agung Prayogo saat dikonfirmasi mengatakan siap eksekusi jika ada perintah atasan, saat dihubungi via telepon seluler pada tanggal (24/05/2021)

“Kami hanya selaku eksekutor, kalau ada perintah kami siap laksanakan eksekusi, Tanya kepada tim karena kami bukan hanya sendiri, seperti Dinas Pupr, Dinas Kominfo dan Dinas PTSP” tutup Agung (tim)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *