Misteri Aliran Dana PEN Pemkab Sinjai, Suplayer Meradang

  • Whatsapp
banner 468x60

Inteljen007news, Sinjai, Sulsel – Peningkatan Jalan T.a.2020, Pekerjaan Konstruksi Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai Satker Dinas PUPR, bersumber dari Dana APBD, belum lunas alat berat milik Dinas PUPR di Tahan.

Seperti yang di alami oleh kontraktor dan suplayer material paket 6, tergabung dalam tiga ruas jalan yakni ruas Laiya- Arabika, ruas Bonto Salamah-Terasa dan Ruas manggala-Arabika, Kecamatan Sinjai Barat, pelaksana PT Mitra Bahagia Utama.

Hal terungkap oleh pihak kontraktor pekerjaan dan peningkatan jalan dan di Kabupaten Sinjai sementara berproses untuk perlengkapan berkas di Dinas Perkejaan dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Terkait hal tersebut berdasarkan Informasi yang terhimpun, pihak kontraktor masih dalam pengurusan berkas sebagai kelengkapan yang kemudian diserahkan ke PUPR untuk ditandatangani dan diserahkan ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan.

Saat dikonfirmasi Kepala BKAD Kabupaten Sinjai, Ratnawati, mengungkapkan jika sejak 15 September lalu PEN yang 30% telah masuk ke khas Daerah, jadi tinggal menunggu pengajuan berkas dari PU Kabupaten Sinjai. Jum’at (01/10/2021)

“Uangnya itu masuk sejak 15 September dan sudah masuk khas Daerah, jadi mulai 16 September kalau sudah siap berkasnya dari PU ke saya pasti saya bayar,” ungkapnya

Ratnawati pun menambahkan jikalau sudah masuk usulan berkas pencairan dari pihak PUPR, ia melakukan pencarian.

“Kalau masuk usulan pencarian dari PU kucairkan ki, tapi kalau tidak ada, apa mau kucairkan kalau tidak ada surat pembayaran,” ucapnya

Terpisah, dikonfirmasi melalui telepon seluler, Adnan Najamuddin, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengerjaan dan peningkatan jalan ta 2020 mengatakan, jika belum ada ia cairkan dikarenakan masih ada permintaan kelengkapan berkas dari pihak kontraktor.

“Belum ada saya bayarkan, masih ada kelengkapan berkas yang saya minta dan dilengkapi dulu semua,” ujarnya

Lebih lanjut, Adnan mengatakan,
Jika berkas pengajuan pembayaran sudah lengkap dari pihak kontraktor telah melakukan pengembalian atas temuan pada pengerjaan, ia baru melakukan penandatanganan untuk pembayaran.

“Kalau lengkap semua berkasnya baru saya tandatangan, tapi harus bayar dulu semua temuannya, dia harus bayar dulu semua pengembaliannya baru saya mau tandatangan, kalau dia sudah bayar baru saya bayar,” jelasnya

Terpisah, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, pihak pelaksana dari PT.Mitra Bahagia Utama, Arif, mengatakan sementara mengurus berkas pembayarannya.

“Belum pi ada pencarian, baru mengurus, ada mi di Andi Dade itu, tidak lama ji itu, tidak sampai sebulan, paling setengah bulan ji itu paling lama,” bebernya

Sementara alat berat ‘Glader-rd’ masih ditahan oleh pekerja dan penyuplai material warga Desa Bonto Salama.

“Yang penting sudah dibayar, diambil kembali alatnya PU,” tutup singkatnya

Hal tersebut dibenarkan oleh suplayer, Manis mengatakan sementara pengurusan berkas

“Belum sementara pengurusan berkas bede, nabilan Orang PU” singkatnya. (isp/sfn)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *