Kabar Oknum wartawan Minta jatah!, L-PBB: Kasih Sangsi Sosial

  • Whatsapp
Said Mattoreang dan kasat Lantas Polres Bulukumba (doc.foto)
banner 468x60

Intelijen007news, Bulukumba, Sulsel – Terkait berita yang di terbitkan oleh salah satu media online di Kabupaten Bulukumba, oknum wartawan dari luar daerah minta uang makan dan uang bensin.

Beredar kabar, bahwa oknum tersebut telah meminta uang jatah bulanan sebesar Rp. 500 ribu, dan telah di benarkan oleh Kasat Lantas Polres Bulukumba saat di temui di ruang kerjanya Oleh awak Media, Jum’at (01/10/2021).

Saat di konfirmasi, Kasat Lantas Polres Bulukumba, AKP. Andhika Trisna Wijaya S.IK, dalam penuturan nya mengatakan bahwa oknum wartawan tersebut sudah lama dikenalnya semenjak bertugas di Makassar.

“Iya sudah lama saya kenal oknum wartawan tersebut semenjak saya masih bertugas di Makassar” ungkapnya.

Bahkan juga ia mengatakan antara pers dan kepolisian ada mitra, jadi siapa pun datang tetap dilayani.

“Karena antara pers dan kepolisian adalah mitra, jadi siapa pun yang datang, ya saya tetap layani dengan baik, karena kita di sini sama tidak ada yang lebih tinggi dan lebih rendah,” ujarnya

Namun iya juga beberkan maksud dan tujuan oknum yang dimaksud hanya mencari kesalahan pribadinya.

“Tapi entah kenapa oknum yang di maksud , Seolah-olah sengaja mencari-cari kesalahan pribadi dan meminta uang sampai 500/bulan. Lalu di mana saya mau ambil, apalagi dengan cara tidak sopan,” sambungnya.

Hal tersebut, pihaknya tidak melaporkan oknum wartawan yang dimaksud, karena adanya pertimbangan tersendiri.

“Adapun persoalan ini saya tidak laporkan. Mengingat ini baru kali pertama dan saya juga punya hati nurani di mana mereka punya anak dan istri yang harus di nafkahi,” jelasnya.

Ia juga menuturkan bahwa dia tidak punya maksud menyinggung media lain di sebabkan Pers adalah mitra Polri.

“Saya tidak ada niat untuk menyinggung teman media lainnya karena Pers adalah mitra Polri makanya saya sebutkan oknum wartawan,” pungkasnya.

Di temui terpisah Ketua Lembaga Panrita Bhineka Bersatu (LPBB) Harianto Syam, sempat klarifikasi, kabar tersebut sangat menyayangkan adanya Hal seperti ini, yang melibatkan oknum wartawan dan Oknum polisi

“Jika memang ada pelanggaran yang di lakukan oleh aparat kepolisian” tegasnya

Ia minta ada upaya hukum agar tidak terkesan ada di tutup tutupi dengan kata lain harus transparan.

“Seharusnya melakukan upaya hukum jangan meminta sesuatu untuk menutupi sesuatu, begitu pun sebaliknya, jangan memberikan sesuatu untuk menutupi sesuatu pula” singkatnya.

Sedangkan sekjen LPBB, Andan berharap kepada pihak satlantas polres Bulukumba, jika ada pelanggaran harus di kasih sangsi sosial.

“Kalau bisa pelanggaran yang di lakukan oleh masyarakat jangan di kasi sangsi materi, berikan lah mereka sangsi sosial” ucapnya.

Lanjut, “Mengingat masa ini, dimana masa sulit mencari uang , karena adanya pembatasan kegiatan masyarakat di masa pandemi covid 19” tutupnya. (said/*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *