Pemuda Galang Dana Perbaikan Jalan Rusak!, Komitmen Bupati Sinjai dan Pinjaman Daerah??? 

  • Whatsapp
banner 468x60

Intelijen007news, Sinjai, Sulsel – Jalan rusak parah tak di lirik pemerintah, Dusun Banoa, Desa Sukamaju, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, warga Galang Dana.

Salah satu inisiator yang sempat di hubungi, namun enggan di sebut namanya, minggu (19/08/2021)

“Supaya ada bantuan masuk loe” harapnya.

Melalui lembaga inisiator program Panrita yasmin, Bank Syariah Indonesia (BSI) no.Rek, 1212123913, konfirmasi 081241355135, an. Halim Amsur.

Pemuda bentuk komunitas jalan Rusak

Do.foto: peduli bangsa.co

Di langsir dari Pedulibangsa.co Kondisi jalan yang menghubungkan Dusun Tombolo dan Dusun Banoa Desa Sukamaju Kec Tellulimpoe Kabupaten Sinjai dinilai sangat memprihatikan.

Seperti banyak lubang mengakibatkan air tergenang dimusim hujan bahkan juga banyak pengendara roda dua hampir mengalami kecelakaan akibat jalan berlubang yang digenangi air.

Dari situasi dan kondisi yang ada, Halim Amsur Salah seorang putra kelahiran dari kampung tersebut berinisiatif untuk merintis komunitas peduli jalan rusak. Gerakannya membangun komunikasi terhadap masyarakat sekitar agar jalan-jalan yang rusak parah itu bisa dilakukan perbaikan.

Komunitas peduli jalan rusak dapat menjadi pemicu keterlibatan pihak lain, yakni badan usaha, maupun pengusaha untuk menyisihkan sebagian dana sosialnya untuk perawatan jalan.

“Tujuan dibuatnya komunitas ini hanya satu yakni kalau ada jalan berlubang segera ditutup agar tidak mencelakakan orang lewat,”

Lanjut Halim, apalagi kalau mobil sudah tak terhitung lagi jumlahnya yang rusak setelah melalui jalan tersebut.

“Jalur jalan ini akses persawahan masyarakat, memang perlu perhatian serius karena ini terkait peningkatan ekonomi masyarakat,”Anehnya, lagi tahun 2019 telah dilakukan pengukuran oleh instansi terkait, justru tak ada kabar tutupnya.

Aliran dana pinjaman daerah?

Doc.foto: Penandatanganan perjanjian di Kantor Bank Sulselbar Cabang Jakarta, di Jalan Wahid Hasyim, Jumat (4/10/2019) lalu.

Komitmen di awal kekuasaannya dalam menjalankan roda pemerintahan Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa untuk mewujutkan pembangunan infrastruktur jalan di Bumi Panrita Kitta.

Sebagai orang nomor satu di Kabupaten Sinjai, ia melakukan penandatanganan akad pinjaman daerah bersama dengan PT. Bank Sulselbar sebesar Rp.185 Miliar. Penandatanganan dilakukan di Kantor Bank Sulselbar Cabang Jakarta, di Jalan Wahid Hasyim, Jumat (4/10/2019) lalu.

Namun di tahun berikutnya, Pemkab Sinjai melakukan pengajuan pinjaman ke Kementerian Keuangan RI program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan besaran pinjaman yang disetujui sebesar Rp.100 miliar rupiah.

Bersumber dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) atas penugasan dari Kementerian Keuangan dan pinjaman tersebut akan digunakan untuk pembangunan jalan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Persetujuan pinjaman itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara PT SMI bersama Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) di Jakarta, Senin (26/10/2020).

Akses perekonomian warga hingga ke pelosok!?.

Doc.foto: peresmian jalan ruas Bonto Salama -Terasa

Hal tersebut di kutip, melalui situs Sinjaikab,co.id, – Pandemi Covid-19 tak menjadi penghalang bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) dalam membuka akses perekonomian warga hingga ke pelosok.

Di tahun ketiga pemerintahannya, Bupati ASA kembali akan menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan. Totalnya sebanyak 15 ruas jalan yang tersebar di enam kecamatan, dengan panjang 20,80 Kilometer (Km).

Bahkan hingga awal mei 2021, sejumlah ruas jalan yang masuk dalam perencanaan telah tuntas atau rampung dikerjakan melalui Dinas PUPR Sinjai.

Pembangunan infrastruktur ini merupakan komitmen Pemkab Sinjai dalam meningkatkan infrastruktur jalan di Bumi Panrita Kitta.

Mengingat keberadaan infrastruktur yang memadai seperti halnya jalan menjadi kunci dalam memajukan perekonomian masyarakat khususnya di Kabupaten Sinjai.

Menurut Bupati ASA, pembangunan infrastruktur yang digenjot sejak awal pemerintahanya ini akan berdampak positif bagi masyarakat, sebab taraf hidup dan perekonomian masyarakat tentu akan meningkat dengan akses yang lancar.

“Pembangunan infrastruktur ini sudah menjadi prioritas. Hal itu tentu akan berdampak pada ekonomi masyarakat karena potensi pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan akan mudah untuk diangkut melalui akses yang baru nanti”, kata Bupati ASA, Kamis (27/05/2021).

Peningkatan infrastruktur jalan kata Bupati ASA, tidak lain untuk membuka daerah terisolir dan memperlancar akses transportasi dalam menggerakkan roda perekonomian warga itu sendiri.

“Jadi tujuannya memang bagaimana kita membuka daerah terisolir, menghubungkan antara satu daerah ke daerah lain seperti antara kecamatan, desa hingga antar kabupaten,” tandas ASA yang juga putra Mantan Bupati Sinjai periode 2003-2013 Andi Rudiyanto Asapa. (msm)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *