PUAP Samaturu’e Mandek, Kejari Berikan Kesempatan Dana Rp.100 Juta di Kembalikan

  • Whatsapp
banner 468x60

Intelijen007news, Sinjai, Sulsel – Dana Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) di Kabupaten Sinjai bak ditelan Bumi.

Pasalnya, dana yang di gelontarkan tahun 2012 oleh pemerintah nampaknya tak menuai hasil.

Bahkan dana yang nilainya ratusan juta itu hilang entah kemana.

Seperti halnya dana PUAP di Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai sejumlah Rp 100 Juta.

Sebab Anggaran PUAP untuk Gapoktan Pada Elo Madeceng yang di gelontarkan kini semakin memanas.

Di karenakan beberapa waktu lalu, Kasus PUAP ini dilaporkan oleh Lembaga Kontrol BPAN LAI, Said Mattoreang pun menuai hasil dan ditindak lanjuti oleh Kejaksaan Negri Sinjai melalui Kasi Intel Kejaksaan Negri Sinjai, Helmi Hidayat,SH.

Kendati demikian, Pemerintah Desa Samaturue melakukan rapat koordinasi bersama pengurus Gapoktan Pada Elo madeceng, Selasa (07/09/2021).

Dok. Rapat koordinasi

Dalam kegiatan ini, turut hadir Kepala Desa Samaturue, Palewai S.E, Sekretaris Desa Samaturue Sulaeman S.Pd, Arifuddin S.P selaku PPL dan anggota BPD Desa Samaturue.

Sekretaris Desa Samaturue, Sulaiman, S.Pd mengatakan bahwa rapat yang digelar tersebut merupakan hasil dari konsultasi dan sekaligus petunjuk dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Sinjai.

Dalam hal ini Kasi Intel Kejari yang mana mengarahkan baik kepada pengurus atau anggota untuk mengadakan pertemuan pada hari ini sebagai bentuk tindak lanjut atas laporan/ aduan BPAN LAI Sul-Sel kepada Kejaksaan.

“Jadi perlu di garis bawahi, bahwa pemerintah desa hanya sekedar menfasilitasi agar supaya permasalahan ini bisa menemukan titik temu,” kata Sekretaris Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai.

Sementara Sekretaris Gapoktan, M. Saddiq dalam keteranganya, ia menuturkan jika dana ini merupakan dana hibah tetapi tidak bisa di miliki sepenuhnya.

“Sekiranya uang ini terkumpul dan harus jelas kemana diserahkan karena jangan sampai pihak dinas terkait juga mempertanyakan hal ini,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Arifuddin,S.P selaku PPL Desa Samaturue menjelaskan tujuan dari dana PUAP ini agar supaya semua anggota kelompok di desa ini bisa terbantu.

“Tetapi ada mekanisme sesuai kesepakatan pengurus jika ingin meminjam kembali” ujarnya.

Ia pun berharap semoga setelah dana ini terkumpul pihak Pemerintah Desa kembali menfasilitasi agar di adakan pertemuan.

Sekedar diketahui, Pemdes Samature bersama Pengurus Gapoktan memenuhi panggilan Kejaksaan Negri Sinjai pada tanggal 30 Agustus 2021.

Dimana pihak Kejaksaan memberikan kesempatan sampai tanggal 31 Desember 2021 untuk pengembalian dana tersebut. (rn)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *