Berkah Longsor, Pengguna Jalan Harap Alat Berat, Warga Sita Grader Milik PUPR Sinjai

  • Whatsapp
banner 468x60

Intelijen007news, Sinjai, Sulsel – Hampir satu pekan jalan poros provinsi di Ambi Desa Botolempangan dan Bolalangiri Desa Bontokatute, Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan terputus tertimbun tanah longsor.

Jalan poros provinsi Botolempangan Sinjai Barat ke Munte Palampang, Kabupaten Bulukumba mulai tertimbung tanah longsor sejak Sabtu (28/8/2021) di hari.

Sore menjelang Magrib, Kamis (2/9/2021) tadi, ada puluhan warga yang berusaha melintasi tanah longsor yang ada di tengah badan jalan tersebut.

Warga yang tetap berusaha memaksakan diri melintasi tumpukan material longsor itu, tampak saling bahu membahu mendorong sepeda motor mereka, meski jurang di tepi jalan yang mereka lintasi.

Ket.foto: penggunaan jalan

“Yang penting sepeda motor kami bisa seberangi pak, meski harus berjuang saling membantu angkat dan dorong sepeda motor,” kata Ahmad salah seorang pengendara pengguna jalan dari Kabupaten Gowa ke Bontomanai, Kabupaten Bulukumba.

Sementara, Boh mengatakan Pihak Pemerintah daerah kabupaten Sinjai melalui dinas PUPR Menurunkan Alat beratnya.

“Saya berharap kepada pak Bupati memerintahkan dinas PUPR Sinjai agar menurunkan alat beratnya supaya membersihkan material timbungang longsor ini agar akses jalan ini lancar” harapnya

Namun disisi lain alat berat milik dinas PUPR Sinjai jenis Grader dan Bomag, tahan oleh warga Bonto sama sebab Biaya suplayer meterial jenis Sertu ‘batu pecah-red’ paket 6 ta 2020 peningkatan ruas jalan belum dibayar atau belum lunas.

Salah satunya suplayer sempat di konfirmasi Muhanis, mengatakan bahwa ada alat milik dinas PUPR Sinjai ditahan/disita warga yakni Bomag dan Grader Karena materialnya belum dibayar sekitar ratusan juta.

“Belum bayar uang sertu ‘batu pecah-red’ masyarakat Bonto salamah menyita alat Berat sekitar Rp. 175 juta” ungkap Muhanis.

Dia menegaskan bahwa alat berat tersebut tidak boleh di geser karena biaya batu pecahnya belum lunas.

“Itu alat baru bisa bergeser atau diambil oleh pu kalau sudahmi nalunasi sertuku” tegasnya muhanis saat di konfirmasi beberapa hari yang lalu.(sfn)

Video penampakan:

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *