Misteri Dua Tower, APH Tidak Berdaya, Bintang Toejoeh: “wes, ewes-ewes bablas angine”

  • Whatsapp
banner 468x60

Intelijen007news, Sinjai, Sulsel – Misteri dua Kasus pembangunan yang telah dipastikan ilegal (bodong). Selasa (24/08/2021)

Seperti pembangunan menara telekomunikasi (Tower) lokasi di Kelurahan Biringere dan Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Terungkap waktu lalu, Kejaksaan Negeri Sinjai gelar konferensi Pers dengan sejumlah Awak Media bertempat di Cafe Amali bertempat jalan Halim Perdana kusuma beberapa waktu lalu.

Dalam jumpa pers saat itu pihak Kajari Sinjai, telah menyimpulkan bahwa pembangunan Tower kedua tower tersebut ilegal (bodong) atau tidak memiliki ijink mendirikan bangunan (IMB).

Adapun dua Tower tersebut oleh pihak Kajari telah melayangkan Surat ke Pemda Sinjai terkait pembongkaran namun hingga saat ini belum terealisasi. ada apa,?

Dalam penelusuran media, terkait surat pembongkaran, apakah terealisasi atau tidak?

Namun faktanya hingga kini kedua tower tersebut tak kunjung di bongkar atau di pindahkan sesuai dengan surat yang telah dilayangkannya.

Sehingga berpolemik kedua tower tersebut, ibarat seperti angin sepoi sepoi berlalu, dalam dengan meninbobokan singa tampak sangar kelihatannya namun tidak tak bertaring “ompong”.

Keberadaan dua tower di kabupaten Sinjai yang tidak memiliki izin, namun penegak hukum tidak berdaya dalam menjalankan tupoksinya untuk menerapkan peraturan dan perundangan yang berlaku.

Seperti contoh khusus dalam penerapan tentang perizinan seperti kedua tower tersebut hingga masih berdiri.

Hal tersebut, di ungkap Kajari Sinjai, Ajie Prasetya, mengaku pihaknya telah melayangkan surat pembongkaran 2 (dua) Tower berapa bulan lalu kepihak Pemda Sinjai. Rabu (16/06/2021)

“Kan sudah jelas agar dibongkar atau setidak-tidaknya dipindahkan sesuai lahan/daerah yang telah memenuhi aturan sesuai releas kita kemaren” tulis Ajie Prasetya melalui whatsapp.

Bahkan stakeholder sempat di konfirmasi malah terkesan saling lempar tanggung jawab.

‘Lengkapnya baca’: https://intelijen007news.com/2021/06/17/soal-tower-tak-punya-imb-diskominfo-sinjai-adakah-rekomendasi-tertulisnya-kejaksaan/

Namun warga Sinjai berharap kapada stakeholder maupun pihak terkait tidak masuk angin hal tersebut.

di kutip seperti yang muncul di iklan ditelivisi “Bintang Toejoeh Masuk Angin dari Deltomed adalah jamu Tolak Angin berupa kaplet. Salah satu tagline yang digunakan oleh Bintang Toejoeh Masuk Angin adalah “wes, ewes-ewes bablas angine”.

Tahun 2012 PT Bintang Toejoeh juga mengiklankan produk herbal berupa tablet dengan BTMA (Bintang Toejoeh Masuk Angin) dengan tagline “orang bejo minum Bintang Toejoeh Masuk Angin ”.

Salah satu kalimat Butet Kertarajasa dalam iklan tersebut adalah “Orang bejo lebih untung dari orang pintar”. Kalimat pada “Orang bejo lebih untung dari orang pintar” gambar iklan pada kalimat “Orang Pintar Minum Tolak Angin” digunakan PT Sidomuncul

(sfn)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *