Disinyalir Pinjaman Daerah Rp 50 Milyar ‘Kado’ 17 Agustus Buat Warga Sinjai

  • Whatsapp
banner 468x60

Intelijen007news, Sinjai, Sulsel – Terkait Kebijakan Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa tentang kredit pinjaman, di ketahui publik hanya berdasarkan Plafond Kredit Pinjaman sampai pada hari ini yaitu sebesar Rp. 285 Miliar.

Adapun kredit Pinjaman tersebut bersumber dari “PT Bank Sulselbar sebesar Rp. 185 Miliar, sedangkan untuk PT SMI sebesar Rp. 100 Miliar”.

Terkhusus pinjaman daerah Sinjai bersumber dari dana PEN hanya sebesar Rp.100 milyar dan santer terdengar oleh warga Sinjai,

Namun melalui situs resmi kementerian keuangan bahwa Pemda Sinjai dua kali melakukan pengajuan pinjaman, yakni pengajuan pertama sebanyak Rp.100 milyard tertanggal 26 Oktober 2020 dan pengajuan kedua Sebanyak Rp. 50 milyar tertanggal 23 november 2021. Jadi total Pinjaman daerah Sinjai sebesar Rp. 150 milyar, ‘sumber dana PEN – red’. Hal di tanggapi oleh Pemerhati sosial Kabupaten Sinjai Ancha Mayor kembali beberkan dugaan terkait adanya dugaan penambahan pinjaman dari dana PEN sebesar Rp. 50 milyar. Selasa (17/08/2021)

“Namun Publik harus ketahui, bahwa baru-baru ini, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa ternyata secara diam-diam” tegasnya.

Namun ia sangat menyangkan kepada pihak Pemda karena telah kembali mengajukan penambahan Pinjaman Kredit kepada PT SMI sebesar Rp.50 Miliar.

“Bahwa dengan tidak di Publisnya Pengajuan Tambahan Pinjaman Kredit tersebut yang sebesar Rp.50 Miliar, tertanggal, 23 november 2020” tercatat dalam situs resmi kementrian keuangan.Tentu patut dipertanyakan dan Wajib bagi APH (terkhusus saya berharap kepada KPK) melakukan Pemeriksaan.

“Ingat pernyataan Kajari Sinjai ‘meminta transparansi dana pinjaman tersebut’ Kajari Sinjai hanya meminta, jadi saya sudah pastikan tidak bakalan dia periksa” ujarnya.

Berita terkait: https://intelijen007news.com/2021/08/14/buntut-sebelas-milyar-pemda-sinjai-tiarap-dana-pen-belum-cair-kontraktor-merana/

Bahwa ada pun yang sering dilontarkan beberapa pejabat, bahwa Pinjaman dari PT SMI itu tidak memiliki Bunga.

“Kalau menggunakan kata “bunga kredit” tentu itu saya benarkan” ucapnya.

Dia perjelas dengan bahasa regulasi PT SMI tertuang dalam perjanjian.

“Tapi saya menggunakan bahasa berdasarkan Regulasi PT SMI yang tertuang dalam Perjanjian, yaitu biaya pengelolaan, jadi pada kenyataannya, tetap ada beban pembayaran setiap tahunnya” jelasnya.

Berita diterbitkan sementara pihak terkait belum berhasil di konfirmasi.

(sfn)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *