Coreng Bumi Panrita Kitta, Diduga Guru Ngaji Praktek Asusila

  • Whatsapp
banner 468x60

Intelijen007news, Sinjai, Sulsel – Warga resah dengan adanya oknum iman mesjid dan guru mengaji diduga melakukan praktek asusila kepada Murid Taman Pendidikan Al-quran (TPA). di Masjid Nurul Iman di BTN Bumi Tangka Mas, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi, Selatan. Sabtu, (14/08/2021)

Mengingat, bahwa Kabupaten Sinjai adalah salah satu Kabupaten di Sulawesi Selatan. Di mana setiap Kabupaten memiliki slogan, Kabupaten Sinjai sendiri dikenal dengan Bumi Panrita Kitta (Ahli kitab).

Slogan tersebut diyakini berangkat dari filosofi Kabupaten Sinjai di masa lalu yang didominasi oleh didikan pesantren hingga TKA/TPA

Realita menunjukkan belakangan ini di Kabupaten Sinjai marak dibicarakan terkait hal yang amoral (dunia malam/pelecehan seksual). Seperti yang sebelumnya dugaan prostitusi online yang mecatut nama salah satu penginapan, demikian remaja yang dingilir usai dibuay mabuk di Kabupaten Sinjai.

Hal itu diungkap oleh (arcat nama samaran) saat putri sulunnya dari TPA tersebut diancam dilaporkan UU ITE oleh gurunya ngajinya, jika perbuatan asusila jika ia bocorkan.

Namun, melati (samaran) teman korban bernama Susi (samaran) ketakutan hal itu terkait ancaman tersebut

Arcat ayah tenankan korban dan menanyakan hal itu kepada anaknya,

“kenapa takut, ‘melati- red’ karena gurunya mengancam melapornya jika chat dibocorkan” kata polosnya

Dipelaku di ketahui seorang Iman sekaligus guru ngaji di masjid tersebut, sebagai orang pasti akan bertanya kepada anaknya.

“Saya sebagai selaku orang tua teman si korban ‘Susi-red’ meminta dan melihat bukti chat tersebut dan menemukan beberapa bukti Chat dan foto asusila yang sangat tidak terpuji” ucapnya sambil memperlihatkan bukti cat itu.

Sebagai orang tua santri miliki rasa ketakutan tersendiri, dan dia berharap agar kejadian itu tidak terulang dan menimpa pada Anak-Anak TPA lain termasuk anaknya ‘melati-red’

“Saya sebagai salah satu orang santri ‘melati-red’ melaporkan kejadian hal itu kepada pak RT setempat dan memperlihatkan bukti Chat dan foto oknum Guru ngaji dan murid, kemudian pak RT dan Pengurus Masjid” tuturnya.

Setelah mengetahui hal itu, mereka kemudian bersama pengurus masjid melakukan tindakan.

“Kami bersama jama’ah masjid lain bersepakat bahwa Oknum Iman Masjid tersebut langsung dipecat secara tidak terhormat dan dilarang lagi mengajar di TPA masjid tersebut” ungkap.

Menanggapi hal tersebut di tanggapi oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Sinjai, H. Fadhlullah Marzuki, demikian nama lengkap yang sering disapaan Ust. Fadel mengatakan ini adalah musibah yang tidak boleh di biarkan.

“Kami juga dari MUI merasa sangat perih dan perihatin, sekali lagi bumi Panrita Kitta Tercederai kemudian tapi mudahan kita sadar semua itu” tegas ustaz Fadel.

Ia juga berharap kepada pemerintah daerah kabupaten Sinjai Programnya di kawal.

“Itu juga Pemda jangan cuma tapi programnya harus di kawal dan tolong dikawal moralitinya jangan cuma insentif saja yang di lontarkan” tutupnya

Hingga berita ini diterbitkan pihak terkait berusaha di konfirmasi, (sfn)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *