KKN Dinkes Sinjai Dibalut Masker?, Ancha Mayor Layangkan Surat Terbuka!!!

  • Whatsapp
banner 468x60

Intelijen007news, Sinjai, Sulsel- Pimpinan KPK telah edukasi kampaye Peduli Anti korupsi, agar pemangku kepentingan yang terlibat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk berperilaku antikorupsi dan menolak setiap bentuk korupsi.

Hal itu, diketahui tiga orang wakil ketua KPK berpencar ke beberapa lokasi untuk mengajak masyarakat untuk peduli antikorupsi dengan menggelar Kampanye Pedulimu, Antikorupsimu.

Kegiatan dihadiri tiga Pimpinan KPK, Lili Pintauli Siregar, Alexander Marwata dan Nurul Ghufron. Jum’at 26 Juni 2020 Lalu

Dengan Maksud dan tujuan agar KPK tetap melakukan edukasi guna meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat agar berperilaku sesuai dengan nilai-nilai antikorupsi.

Meliputi Kepedulian sendiri adalah salah satu dari 9 (sembilan) nilai antikorupsi, yaitu jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.

Hal tersebut, merupakan salah satu bentuk ajakan komisi pemberantasan korupsi (KPK), pemerhati sosial Ancha Mayor, membuat surat terbuka terkait dugaan Korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di lingkungan dinas Kesehatan Sinjai.

Terkait dugaan pemotongan Dana Kapitasi, Dana insentif Anak Kesehatan (Nakes) dan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dilingkungan Dinas Kesehatan Sinjai.

Berikut: isi surat terbuka.

SURAT TERBUKA

 

Kepada 

Yth : Komisi Pemberantasan Korupsi 

di,-

Jakarta

 

Dengan hormat,

Bahwa telah terjadi dan/atau telah dilakukannya Tindak Pidana Korupsi Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di Lingkup Dinas Kesehatan kabupaten Sinjai yang saya sampaikan kepada Publik dengan Status Postingan melalui Media Elektronik dan/atau Media Sosial, kali ini Tindak Pidana KKN yang ingin saya Infokan kepada Publik, yaitu Pemotongan, Pengurangan, dan/atau Pengambilan Dana BOK sebesar 10%.

 

Sinjai, 02 Jan 2021

Warkop 41 Pukul 2021

 

Hormat saya,

 

Anch@ M@yor 

#Jengg@l@ Syindic@te

 

Keterangan :

1. Pemotongan Dana Kapitasi

2. Pemotongan Dana Insentif Nakes 

3. Pemotongan Dana BOK

Dari surat terbuka tersebut, stagmen Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menyebut, di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

“KPK tetap melakukan edukasi guna meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat agar berperilaku sesuai dengan nilai-nilai antikorupsi” tandasnya.

Kepedulian sendiri adalah salah satu dari 9 (sembilan) nilai antikorupsi, yaitu jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.

“Ibarat virus yang berbahaya. KPK mengajak masyarakat untuk bersikap dan berperilaku peduli dengan selalu memakai masker selama masa pandemi sebagai perlindungan diri sendiri, keluarga, serta lingkungan sekitar dari wabah Covid-19,”ujarnya.

KPK berharap dengan semakin banyak mitra pemangku kepentingan yang terlibat dalam kampanye dan edukasi antikorupsi, dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk berperilaku antikorupsi dan menolak setiap bentuk korupsi. Pedulimu, antikorupsimu!

Dari harapan komisi pemberantasa korupsi, yang telah dikampanyekan, apakah trealisasi di Kabupaten Sinjai. Atau dugaan kasus korupsi kolusi, nepotisme (KKN) dibalut masker?.

 

(sfn)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *