Terciduk Seludupkan BBM Subsidi?, Bagus: Kemarilah Kau Wartawan Anjing Kupotong Lehermu

  • Whatsapp
Foto: Bagus (doc.Ansori)
banner 468x60

Intelijen007news, Pekan Baru, Riau, Dunia jurnalis kembali dikebiri, seperti yang dialami oleh salah satu wartawan yang bertugas di kabupaten Indra Giri Hulu, Riau. Sabtu, (24/07/2021).

 

Seperti yang alami oleh Ansori merupakan salah satu dari media cetak maupun online Biro Pekan Baru, mendapatkan kata kata tak sedap bahkan ancaman, dari oknum yang diduga telah melakukan penyeludupan (mafia-red) berupa jenis bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar Bersubsidi.

 

Hal tersebut berawal ditemukan praktek tersebut disaat perjalanan dari Riau ke Jambi, pekan lalu.

 

Sebagai wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis, berdasarkan UU no 40 tentang Pers yang mengatur terkait pemberitaan diantaranya berita berimbang.

 

Berawal hal tersebut, pada saat Ansori, menghubungi pihak terkait, diantaranya orang yang ditemuinya di tempat penimbangan BBM Tersebut, namun di saat tidak memberikan keterangan, karena adanya penanggung jawab.

 

Tidak sampai disitu, ia kembali mencoba hubungi disinyalir sebagai penanggung jawab, melalui telpon seluler Nomor 0812 7612 55XX.

Pemilik nomor tersebut di ketahui bernama Bagus, itu terungkap disaat di hubungi. Namun tersebut terdengar nada lantang sambil berteriak-teriak hingga menantang wartawan,

 

“kamu berita kan saja saya tidak takut, dan sambil mengatakan kemari lah kau ke gudang kami, Anjing. biar ku pecah kan kepala mu” ucapnya Bagus.

 

Bukan hanya itu, Bagus juga diketahui seorang wartawan sekaligus berprofesi sebagai penadah (mafia pelansir-red) dengan cara penimbun BBM bersubsidi dan beli di berbagai tempat.

 

Seperti yang di ungkap oleh Ansori, bahwa kesehariannya bagus, “ia bekerja jadi pelansir bbm jenis solar bersubsidi menggunakan mobil Panther Hijau tersebut” tulis Ansori

 

Namun Ansori menepis adanya tuduhan wartawan suka meminta sejumlah uang agar aksinya lancar.

 

“Menuduh wartawan meminta sejumlah uang padahal belum pernah yang nama nya bagus sekalipun saya mendapat kan uang sepeserpun” tepis Ansori.

 

Bahkan Ansori bersumpah kalau perna terimah uang dari bagus.

 

“Saya dapat di sumpahi kalau ada terima uang dari namanya Bagus dan saya tidak pernah terima apapun darinya” tegasnya.

 

“Bahkan nama orang tua saya sampai di sebut nya kepala bapak kau dan kemarilah kau anjing jelas nya lagi sambil berkata lagi ku potong leher mu” tutupnya.

 

(Tim)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *