Katanya Siap Terima Kritikan! ATM Gelar Dialog Publik Bupati Tidak Muncul?

  • Whatsapp
banner 468x60

Intelijen007news.Sinjai, Sulsel – Pro-kontra Pembangunan Bumi perkemahan taman hutan raya (Tahura) Abdul Latief Sinjai, terus Bergulir sejak tahun 2020 hingga saat ini.

Sebagai pihak yang kontra terkait pembangunan bumi perkemahan tersebut, di antaranya Aliansi tahura menggugat (ATM), menolak keras pembangunan tersebut.

Berbagai cara yang dilakukan oleh pihak ATM agar pembangunan tidak di lanjutkan, yakni gelar unjuk rasa, pasang spanduk penolakan hingga gelar dialog publik.

Seperti dialog publik ke-4 mengangkat tema “selamatkan Rimba Terakhir” yang dilakukan oleh aliansi tahura menggugat (ATM) di Ruang inspirasi tepatnya di samping Rumah jabatan (rujab) Bupati Sinjai, di Dr Hamka, Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. Senin (12/07/2021).

Hal tersebut dikutip.” Diungkapkan Oleh Bupati ASA pada hari Senin (21/06/2021) lalu disaat membuka Darul Arqam Madya (DAM) ke-9 dan Latihan Instruktur Dasar (LID) se-Indonesia Timur yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM) Sinjai,  di Auditorium HM Amir Said Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai.

“Mahasiswa itu idealismenya sangat tinggi, kami dari Pemda siap untuk menampung setiap saran dan senantiasa membuka ruang kerjasama untuk IMM,” pungkasnya katanya

Ditambahkan, bahwa kritik ataupun masukan yang sifatnya membangun tentu akan membawa arah pembangunan yang lebih baik.

“Bagaimanapun baik mahasiswa maupun masyarakat tetap ada mekanisme yang baik untuk menyampaikan kritik tersebut,” Jelasnya.

ASA berharap agar proses kaderisasi IMM bisa membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kompeten.

“Semoga dengan pelatihan ini bisa membentuk calon instruktur yang kompeten, progresif serta berakhlakulkarimah dan sekaligus bisa menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya,” harap ASA.

Dari stagmen Bupati Sinjai, bahwa pihaknya siap terima masukan maupun masukan bahwa, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) telah menegaskan dan siap menerima kritik dan masukan yang membangun untuk Kabupaten Sinjai yang unggul dan berdaya saing.

Ketidak hadirnya pihak pemerintah daerah yang sempat di undang, seperti Bupati Sinjai, Dinas pariwisata dan Dinas lingkungan Hidup kabupaten Sinjai, menimbulkan tanda tanya.

Seperti yang yang sebut salah satu peserta Fathul, ia menegaskan bahwa pemerintah yang baik siap terimah kritikan dan saran.

“Pemimpin yang baik jika di kritik iya tidak merasa hina dan ketika di puji tidak merasa bangga” tegasnya

Fathul menambahkan terkait tidak hadirnya pihak pemerintah kabupaten Sinjai di acara dialog publik tersebut.

“Marilah kita doakan bersama supaya pemerintah kabupaten Sinjai semoga diberikan hidayah agar diluluhkan hatinya supaya melihat keluhan dan keluhan masyarakatnya ” harapnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *