Polemik Saling Lapor, Moral Birokrasi Sinjai Runtuh, Ini Kata Patar Sitohang

  • Whatsapp
Doc.Sutta, Foto Patar Sitohang, SH.MH
banner 468x60

INTELIJEN007NEWS, Ketua Lembaga Pemantau Keuangan Negara (PKN) RI Patar Sitohang, Menyimak dan Menyikapi Polemik Saling Lapor/melaporkan terkait dugaan KKN yang terjadi di Kabupaten Sinjai.

Hal ini terungkap melalui wawancara Awak media Majalah dan Online, sehari setelah pers release dan jumpa pers,

Ketua PKN, Patar Sitohang Menggugat Bupati Lahat dan Komisioner Komisi Informasi dan melaporkan ke Presiden RI Joko widodo, pekan lalu, Jumat (10/07/2021).

Patar Sihotang SH mengaku Sejak beberapa waktu lalu telah banyak menyimak tentang Kabar seputar dugaan praktik korupsi, kolusi, dan Nepotisme (KKN) di Kabupaten Sinjai, Sulsel.

Dalam pengakuannya, Patar hampir setiap waktu mengikuti edisi- edisi postingan di media sosial Facebook maupun WhatsApp dan berita melalui media.

ia pun sering kali menemui kabar terkait Ancha Mayor sambil berucap/bertanya Ancha Mayor dari kalangan Aktivis pemerhati sosial?

Andi Darmawansyah disapa Ancha Mayor salah satu sosok yang sering kali mengkritisi kebijakan pemerintah Kabupaten Sinjai

Baik kritik maupun kritis, Namanya muncul kepermukaan publik baru baru ini mengegerkan dunia Maya,

Betapa tidak sejumlah pihak menyebutkan bahwa dirinya dilaporkan ke pihak berwajib.

Usut punya usut ternyata benar adanya laporan tersebut, tercatat dua laporan masuk kepihak aparat penegak hukum (APH) Kabupaten Sinjai.

Melaporkan pun dua orang yang berbeda, yakni Eks Kadis kesehatan dan Bupati Sinjai.

Ancha Mayor dilaporkan atas dugaan pelanggaran pencemaran nama baik, satu laporan sudah di putuskan oleh pihak pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Sinjai.

Ancha Mayor dinyatakan resmi melanggar Undang-undang transaksi elektronik dugaan kasus pencemaran nama baik, di vonis satu bulan penjara.

Sedangkan untuk Laporan Bupati Sinjai sementara masih tahap proses, Handphone (HP) dan Simcard milik Ancha mayor di sita.

Sementara oleh pihak penegak hukum, Hp dan SIM card jadi barang bukti demi kelanjutan dan kelancaran proses lebih lanjut.

Sekitar 40 orang saksi telah dimintai keterangan oleh pihak penegak hukum sejumlah saksi tersebut di dominasi oleh tenaga Kesehatan.

Seperti telah diberitakan salah satu media online beberapa hari lalu.

Ancha Mayor Dilaporkan oleh eks kadis kesehatan sinjai atas postingan terkait Anggaran Dana Covid-19 (Pemotongan Anggaran Insentif tenaga honorer di lingkup kesehatan).

Sedangkan bupati sinjai melaporkan Ancha Mayor ke pihak berwajib, terkait postingan Anggaran Dana Covid-19 pasien yang di duga meninggal.

Eks kadis kesehatan dan Bupati Sinjai melaporkan Ancha Mayor dengan laporan dugaan pencemaran nama baik.

Kendati demikian Ancha mayor bertujuan semata untuk menyampaikan kepada publik sebagai wujud kritikan/kritisi kebijakan pemerintah.

Meski begitu pandangan hukum Anca mayor terbukti bersalah.

Satu laporan untuk sementara masih tahap proses di lingkup pihak kepolisian (Laporan Bupati Sinjai).

DIDUGA TERJADI SALING LAPOR/MELAPORKAN

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan Majalah/Online di Kabupaten Sinjai di duga telah terjadi peristiwa saling lapor/melaporkan ke pihak Aparat penegak hukum (APH).

Ancha Mayor dilaporkan oleh eks kadis kesehatan dan Bupati ke APH Resort Kota Sinjai (polres Sinjai).

Bupati Sinjai dilaporkan oleh Eks Dirut PDAM , ke APH resort kota Makassar (Polda Sulsel)

Eks Dirut PDAM Sinjai dilaporkan ke KPK oleh Inspektorat atas instruksi Bupati atas dugaan Percobaan suap.

Sejumlah aktivis Penggiat Anti korupsi KATIK, GERMAK, Suara Indonesia dan GMBI, melaporkan Ke KPK dugaan kasus KKN diduga terjadi di Kabupaten Sinjai.

Menyimak serta Menyikapi hal tersebut ditanggapi oleh Patar Sihotang SH Ketua Umum Lembaga Pemantauan Keuangan Negara (PKN) RI Melalui Hasil Wawancara Awak Media Patar Sihotang SH mengatakan jika itu terjadi maka patut diduga Moral birokrasi terkesan runtuh.

Patar Sihotang SH MH ketua PKN Menyimak serta Menyikapi ,”Jika benar terjadi lapor -melapor di Kabupaten Sinjai hal itu adalah cerminan Buruknya tata kelola Pemerintahan dan Pengunaan anggaran yang di pertanggung jawabkan oleh Bupati sebagai penanggung Jawab anggaran ”jelasnya, Sabtu (10/07/2021).

Lanjut kata patar “Melaporkan Aktivis Penggiat Anti Korupsi dan atau aktivis pemerhati sosial, ke pihak berwajib saat mengkritisi kebijakan”

“bisa saja sebagai upaya kriminalisasi agar aktivis tersebut tidak menggangu dugaan kegiatan Penyimpangan dan dugaan korupsi /KKN di pemda Sinjai” ungkap Patar Sihotang.

Pria memimpin lembaga yang gencar membidik indikasi KKN hingga tuntas, Mengaku, Siap secara transparan, menerima Aspirasi Masyarakat, dan mendampingi masyarakat dari berbagai penjuru termasuk masyarakat dari kabupaten Sinjai.

Sekedar kabar Patar Sihotang SH baru saja mendapatkan penghargaan dari mitra kerja/pemerintah yang diserahkan langsung oleh Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan S.I,K atas amanah UU PP 43 tahun 2018,

Penghargaan itu di terima Ketua Umum PKN RI atas peran serta memberantas korupsi berhasil mengungkap dugaan korupsi di dinas pendidikan Jakarta Utara dengan total anggaran sebesar Rp 1,9 miliar danTerbukti ada tersangka. (sb/sfn)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *