IWO Sumbar Khadafi Azwar, Minta Polisi Usut Video Emak Emak Labrak Prokes

  • Whatsapp
banner 468x60

INTELIJEN007NEWS, PADANG, SUMBAR – Ketua IWO Sumbar Khadafi Azwar, mengatakan, pihaknya meminta kepada aparat penegak hukum memberikan sanksi pembuat tentang Vidio ibu (re.Emak-Emak) nan viral di sosial media.

“Saya minta jangan hanya buat surat perjanjian, tapi harus sanksi kurungan, apa lagi sudah melecehkan pemerintahan dengan kata-kata pemerintahan zolim,” ujar Khadafi melalui keterangan tertulis kepada media, Minggu, (04/06/2021)

Menurut Khadafi merupakan tim sukses Jokowi- Amin ini, untuk pelajaran, agar jangan gegabah di media sosial.

“Kita mengingatakan kepada masyarakat jangan gegabah di media sosial, karena akan dilihat oleh para netizan,” ujar Khadafi.

Lanjut Khadafi pria perawakan badan tegap besar ini, pandemi covid 19 saat ini sedang mewabah kembali. Maka pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk mematuhi aturan pemerintah.

“Masyarakat harus memiliki kesadaran dan penuh kesungguhan melakukan himbauan pemerintah, karena ini untuk kesehatan dan keselamatan kita bersama, bukan malah sebaliknya. Tangkap orang- orang yang masih memprovokasi untuk melanggar protokol kesehatan,” ujar Khadafi yang hobi makan gulai kepala ikan kakap merah ini.

Selain itu, Khadafi juga mengaskan, pandemi covid-19 bukan alat politik pemerintahan, tapi memang penyakit yang sudah menyerang seluruh dunia, bahkan banyak merenggut nyawa manusia.

“Dia bisa bilang pemerintahan zolim, jangan ikuti prokes, kalau cuma dia yang kena gak masalah, tapi resikonya bisa menyebarkan pada orang lain, ini bukan alat politik tapi penyakit nyata yang sudah merenggut ribuan jiwa,” tegas Khadafi.

Khadafi juga meminta aparat Kepolisian dan pemerintah juga bisa menindak tegas restoran tersebut, bukan hanya memberi sanksi denda, bila perlu cabut izin-nya, agar menjadi contoh bagi pengusaha lainnya.

(nov/Can/sfn)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *