Sinjai Lumbung Korupsi, Tiga Lembaga Laporkan Bupati, PBS Desak KPK

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta – Dugaan Kasus Korupsi dan Gratifikasi Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa kembali di suarakan Oleh penggiat anti Korupsi yang tergabung dalam 3 Lembaga Yaitu KATIK Sinjai, GERMAB Sinjai dan Suara Indonesia. Kamis (24/06/2021)

Melalui Juru bicara tiga lembaga Arjuna Ginting beberkan berapa kasus korupsi di kabupaten Sinjai telah di laporkan ke komisi pemberantasan korupsi (KPK).

“Bahwa berapa kasus di duga kuat ada dugaan telah dilaporkannya dan wajib menjadi atensi KPK” ucap Arjuna.

Kasus yang dimaksud yakni:

  1. Dugaan Kasus korupsi Dana penanganan Covid 19,
  2. Dugaan Korupsi beberapa pembangunan Infrastruktur.
  3. Dugaan penerimaan Gratifikasi/Suap Bupati Sinjai oleh eks direktur PDAM Sinjai.

Menurutnya kasus tersebut merupakan atensi dan wajib Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk menindak lanjuti” kata Arjuna saat di konfirmasi.

Ia berharap, KPK menindaklanjuti kemudian prosesnya, agar transparan dan terbuka untuk publik.

“Kami Berharap KPK lebih transparan dan segera menindaklanjuti laporan tersebut” harapnya.

Hal tersebut, tidak ketinggalan Persaudaraan Bugis Sinjai (PBS) yang tergabung oleh putra-putri daerah Asal Sinjai yang ada di Jakarta, desak KPK panggil dan periksa pihak terkait termasuk Bupati Sinjai. Kamis (25/05/2021)

Menurut ketua PBS Muzakkir Muhlis, mengatakan bahwa dugaan Kasus Korupsi dan Gratifikasi/suap yang terjadi di kabupaten Sinjai tersebut harus di Tindak lanjuti oleh aparat penegak hukum (APH) dalam hal ini KPK RI.

“Kita tidak boleh membiarkan daerah kita tercinta menjadi lumbung korupsi berjamaah oleh Aparat pemerintahan yang tidak bertanggung jawab, jika hal ini di biarkan maka yang rugi adalah masyarakat sendiri” Ungkapnya.

Ia menegaskan “kami dari Persaudaraan Bugis Sinjai (PBS) sekali lagi meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk memanggil dan memeriksa Bupati Sinjai atas beberapa laporan Dugaan tindak pidana korupsi yang masuk ke KPK” tegas muhlis.

Simak videonya:

(SFN)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.